Selain dijadikan Warnet, nantinya seluruh Wartel itu kata MAS'UD dipropos jadi authorized dealer Flexi. "Jadi pelanggan Flexi tidak perlu repot kalau cari starter pack dan voucher ya ke Wartel itu. Kalau main internet ya ke Wartel yang telah diubah jadi Warnet itu," ujarnya.
Mengenai pembiayaan perubahan wartel jadi Warnet, MAS'UD menjelaskan, Telkom akan membiayai lewat program Community Development atau CSR.
"Memang anggarannya terbatas tidak cukup kalau untuk 40 ribu Wartel. Nanti AWARI bisa nego ke Kementerian BUMN. Atau kita pakai sistem diundi, biar adil," paparnya.
Sumber : Suara Surabaya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar